Memuat waktu...

Taina Izquierdo dan Paris Nalendra, Amankan Tiket Main Event Rip Curl Cup Padang Padang 2026

Balihariini • Thursday, 23 July 2026 | 11:08 WITA • Sport • 👁 42 dibaca
Taina Izquierdo dan Paris Nalendra, Amankan Tiket Main Event Rip Curl Cup Padang Padang 2026
Taina Izquierdo dan Paris Nalendra resmi lolos ke Main Event Rip Curl Cup Padang Padang 2026 usai final dramatis di Bali _ bhi-ist

BALIHARIINI.COM—Dominasi peselancar putri Indonesia mewarnai ajang Rip Curl Cup Padang Padang Women’s Local Trials 2026. Taina Izquierdo tampil sebagai juara setelah menunjukkan performa impresif di ombak legendaris Padang Padang, Bali, Selasa (21/7). Bersama Paris Nalendra yang finis sebagai runner-up, Taina memastikan diri lolos ke Rip Curl Cup Padang Padang 2026 Main Event, kompetisi tube riding paling bergengsi di dunia.

Keberhasilan dua peselancar muda Indonesia tersebut menjadi sorotan setelah mereka mampu menaklukkan salah satu ombak barrel paling menantang di dunia dalam kondisi yang terus membaik menjelang sore hari.

Keputusan panitia untuk menggelar Women’s Local Trials lebih dahulu terbukti tepat. Prediksi gelombang dari forecaster Swellnet, Craig Brokensha, berlangsung hampir sesuai perkiraan. Groundswell kuat dari arah selatan-barat daya yang dipicu badai di Samudra Selatan menghadirkan ombak berkualitas tinggi di Padang Padang.

Meski tinggi gelombang mencapai puncaknya sekitar tengah hari, kondisi saat pasang masih belum cukup ideal untuk menggelar Men’s Local Trials. Karena itu, panitia memutuskan menunda kompetisi putra dan memberikan sesi pemanasan eksklusif selama 90 menit kepada para peserta sambil menunggu peluang swell terbaik berikutnya.

Memasuki pukul 17.00 WITA, saat permukaan air mulai surut hingga sekitar satu meter, karakteristik ombak Padang Padang berubah drastis. Barrel yang lebih bersih dan konsisten mulai bermunculan sehingga panitia memperpanjang durasi final putri dari 45 menit menjadi 70 menit agar seluruh finalis memperoleh kesempatan maksimal memanfaatkan kondisi terbaik.

Keputusan tersebut menghasilkan salah satu final Women’s Local Trials paling spektakuler dalam sejarah Rip Curl Cup Padang Padang.

Final langsung berlangsung panas ketika set ombak sekitar enam kaki datang sejak menit-menit awal.

Kailani Johnson lebih dulu membuka persaingan melalui barrel bersih yang membawanya meraih skor 7,33. Namun keunggulan itu tak bertahan lama.

Paris Nalendra kemudian mencuri perhatian setelah berhasil melewati barrel panjang dengan sempurna sebelum keluar mulus melalui doggy door. Aksi tersebut diganjar nilai tinggi, yakni 7,93.

Tak ingin tertinggal, Taina Izquierdo langsung memberikan jawaban. Ia sukses keluar dari barrel besar dengan bersih dan mengoleksi skor 7,87, membuka persaingan ketat menuju gelar juara.

Momentum kemenangan akhirnya berpihak kepada Taina setelah ia menambahkan skor 4,50 melalui barrel bersih di ombak berikutnya. Total nilai 12,37 dari dua ombak terbaik memastikan dirinya menjadi juara Women’s Local Trials 2026.

Sementara itu, perebutan tiket kedua menuju Main Event berlangsung tidak kalah dramatis. Paris Nalendra dan Kailani Johnson saling bergantian memimpin hingga menit-menit akhir. Paris akhirnya unggul tipis hanya 0,43 poin sehingga berhak mendampingi Taina menuju panggung utama Rip Curl Cup Padang Padang 2026.

Usai memastikan kemenangan, Taina Izquierdo mengaku keberhasilannya lahir dari dukungan orang-orang terdekat yang terus memberinya kepercayaan saat dirinya justru dipenuhi keraguan.

“Kemenangan ini sangat berarti bagi saya. Teman-teman saya tahu betapa sering saya meragukan diri sendiri, terutama saat harus surfing di ombak di luar zona nyaman saya. Mereka yang membuat saya berani mendayung keluar hari ini karena mereka selalu lebih percaya kepada saya daripada saya percaya pada diri sendiri,” ujar Taina.

Ia mengungkapkan, target awalnya bahkan jauh lebih sederhana dibanding hasil yang akhirnya diraih.

“Target saya sebenarnya hanya satu, yaitu berhasil keluar dari satu barrel, dan saya berhasil melakukannya. Sekarang saya tahu saya mampu, dan saya sangat bangga pada diri sendiri. Kemenangan ini untuk teman-teman saya yang tidak pernah berhenti percaya kepada saya, dan juga untuk diri saya sendiri karena tetap berani mencoba meski saya merasa takut,” katanya.

Selain Taina dan Paris, Lidia Kato juga mencuri perhatian sepanjang final. Peselancar asal Bali itu beberapa kali mengambil risiko dengan memilih ombak-ombak besar menggunakan posisi backside. Upayanya membuahkan hasil ketika berhasil menyelesaikan barrel bersih yang menghasilkan skor 4,47.

Meski gagal mengamankan tiket menuju Main Event, penampilannya kembali memperlihatkan reputasinya sebagai salah satu tube rider perempuan terbaik di Bali yang dikenal berani menghadapi ombak berukuran besar.

Dengan hasil Women’s Local Trials, Taina Izquierdo dan Paris Nalendra resmi bergabung bersama penerima wildcard Kya Heuer dan Jasmine Studer di Rip Curl Cup Padang Padang 2026 Main Event.

Kompetisi utama memasuki waiting period pada 1–31 Agustus 2026. Selama periode tersebut, panitia akan terus memantau prakiraan swell untuk menentukan hari dengan kondisi ombak terbaik sebelum perlombaan dimulai.

Sementara itu, Men’s Local Trials masih menunggu jendela swell berikutnya yang diperkirakan datang sebelum akhir Juli.

Sebagai pembuka rangkaian kompetisi tahun ini, Opening Ceremony akan digelar pada 1 Agustus 2026 pukul 16.00 WITA di Pantai Padang Padang. Acara akan menghadirkan perkenalan atlet, konferensi pers, pertunjukan Tari Kecak, hingga penampilan grup indie-rock asal Australia, Floodlights, bersama komunitas selancar dan masyarakat Bali.

Rip Curl Cup Padang Padang 2026 juga akan disiarkan secara langsung ke seluruh dunia melalui situs resmi Rip Curl, sehingga penggemar dapat mengikuti perkembangan status kompetisi, prakiraan swell, hingga tayangan langsung dari salah satu ombak terbaik dunia tersebut.(Bhi-01)