Memuat waktu...

Mamaka Fun Run Vol. 3 di Kuta, Ajak Masyarakat Berlari Sambil Dukung Edukasi Kesehatan Mental

Balihariini • Monday, 19 October 2026 | 08:39 WITA • Lifestyle, Sport • 👁 20 dibaca
Mamaka Fun Run Vol. 3 di Kuta, Ajak Masyarakat Berlari Sambil Dukung Edukasi Kesehatan Mental
Mamaka Fun Run Vol. 3 di Pantai Kuta, Bali, mengajak masyarakat berolahraga sekaligus mendukung edukasi kesehatan mental_ BHI-IST

BADUNG, BALIHARIINI.COM—Mamaka Hotels & Resorts kembali menggelar Mamaka Fun Run Vol. 3 di Pantai Kuta, Bali, Minggu (18/10/2026). Menghadirkan kategori lari 5 kilometer dan 10 kilometer, kegiatan ini menggabungkan gaya hidup aktif dengan upaya memperluas edukasi kesehatan mental di masyarakat.

Tahun ini, Mamaka menggandeng organisasi nirlaba Shuffle & Strides untuk menggalang dukungan bagi program Mental Health Awareness Training (MHAT). Dana yang terkumpul dari kegiatan tersebut akan digunakan untuk memperluas akses pelatihan kesehatan mental secara gratis bagi masyarakat di Bali dan berbagai wilayah Indonesia.

General Manager Mamaka Hotels & Resorts, Joel Bartlett, mengatakan bahwa kesehatan dan kesejahteraan tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik, tetapi juga kesehatan pikiran serta hubungan antarmanusia.

“Mamaka adalah tentang gerak, koneksi, dan kesejahteraan. Kami percaya kesejahteraan harus mencakup tubuh dan pikiran,” ujar Joel.

Melalui kolaborasi ini, Mamaka ingin menjadikan olahraga sebagai sarana membangun kepedulian sosial. Peserta tidak hanya mendapatkan kesempatan berolahraga bersama, tetapi juga ikut mendukung peningkatan pemahaman masyarakat mengenai kesehatan mental.

Perluas Akses Pelatihan Kesehatan Mental

Program MHAT menjadi fokus utama Mamaka Fun Run Vol. 3. Pelatihan selama dua hari ini membekali peserta dengan pengetahuan dasar untuk mengenali tanda-tanda seseorang yang mungkin mengalami masalah kesehatan mental.

Peserta juga belajar berkomunikasi dengan orang yang sedang menghadapi kesulitan, memberikan dukungan awal, serta memahami kapan bantuan profesional diperlukan.

Pelatihan ini ditujukan bagi masyarakat umum dan tidak menggantikan peran tenaga profesional dalam menangani persoalan kesehatan mental. Dengan bekal tersebut, masyarakat diharapkan lebih siap memberikan dukungan awal kepada orang-orang di sekitarnya.

Pentingnya edukasi ini turut tercermin dalam data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Survei tersebut mencatat prevalensi depresi di Indonesia sebesar 1,4 persen, dengan angka tertinggi pada kelompok usia 15–24 tahun yang mencapai 2 persen.

Data tersebut menunjukkan pentingnya memperluas kesadaran mengenai kesehatan mental, terutama di kalangan anak muda, sekaligus mendorong masyarakat mengenali persoalan sejak dini.

Mamaka Fun Run Tumbuh Jadi Gerakan Sosial

Mamaka Fun Run terus berkembang sejak pertama kali digelar pada 2024 sebagai kegiatan amal dengan kategori lari 5K. Pada edisi pertama, kegiatan ini mendukung sektor pendidikan melalui Bali Children Foundation (BCF).

Memasuki edisi kedua pada 2025, lebih dari 700 pelari mengikuti ajang tersebut. Selain menghadirkan kategori 5K dan 10K, kegiatan ini mempertemukan komunitas lari di Bali dalam suasana kebersamaan.

Tahun ini, Mamaka mengalihkan fokus dukungan kepada edukasi kesehatan mental melalui kemitraan dengan Shuffle & Strides. Langkah tersebut diharapkan memperluas akses masyarakat terhadap pelatihan yang membantu mereka memahami dan merespons persoalan kesehatan mental.

Joel menegaskan, pihaknya ingin dampak kegiatan ini berlanjut setelah peserta menyelesaikan lomba.

“Kami tidak ingin dampak Mamaka Fun Run berhenti ketika orang-orang melewati garis finis. Kami ingin masyarakat pulang dengan pemahaman yang lebih baik tentang cara memperhatikan seseorang yang mungkin sedang tidak baik-baik saja,” kata Joel.

Melalui Mamaka Fun Run Vol. 3, Mamaka Hotels & Resorts berharap olahraga dapat menjadi pintu masuk untuk membangun kepedulian sosial, memperkuat hubungan antarkomunitas, serta mendorong terciptanya lingkungan yang lebih terbuka terhadap isu kesehatan mental. (BHI01)