Taman Budaya Bali Indah Polandia Jadi Etalase Budaya, Gubernur Wayan Koster Apresiasi Antusiasme Negeri Eropa Timur

BALIHARIINI.COM—Keberadaan Taman Budaya Bali Indah di Polandia dinilai menjadi media strategis dalam mempromosikan kebudayaan sekaligus pariwisata Bali ke kancah internasional. Hal ini disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima Konsul Kehormatan Republik Indonesia di Gdansk, Polandia, Miroslaw Wawrowski, di Jayasabha, Denpasar.
Taman Budaya Bali Indah yang berlokasi di Dolina Charlotty, Slupsk, Polandia, tersebut sebelumnya telah diresmikan langsung oleh Gubernur Wayan Koster pada 16 Juni 2025. Fasilitas budaya ini dirancang sebagai ruang pengenalan seni, tradisi, dan nilai-nilai kearifan lokal Bali bagi masyarakat Eropa Timur.
Dalam pertemuan tersebut, Miroslaw Wawrowski melaporkan bahwa pengelola Taman Budaya Bali Indah berkomitmen melibatkan tenaga kerja asli Bali dalam operasionalnya. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga autentisitas budaya yang ditampilkan.
“Jumlah tenaga kerja dari Bali yang akan kami rekrut mencapai 40 orang. Selain itu, ada 15 seniman tari dan musik, serta belasan tukang ukir yang juga kami libatkan,” ujar Miroslaw.
Tak hanya menyajikan pertunjukan seni, kawasan ini juga menghadirkan restoran khas Bali yang menawarkan ragam kuliner tradisional, termasuk minuman Kopi Bali. Kehadiran elemen tersebut disebut memperkuat pengalaman budaya Bali secara menyeluruh bagi para pengunjung.
Antusiasme masyarakat Polandia terhadap budaya Bali terlihat dari tingginya angka kunjungan. Miroslaw menyebut, saat musim liburan musim panas, jumlah pengunjung bisa mencapai 1.000 hingga 1.500 orang per hari.
“Karena tingginya minat masyarakat kami terhadap seni dan budaya Bali, pada akhir Juli 2026 kami berencana menggelar Bali Festival sekaligus Upacara Melaspas Padmasana. Kami berharap Bapak Gubernur Bali dapat berkenan hadir,” ungkapnya.
Ia menambahkan, keberadaan Taman Budaya Bali Indah turut mendorong ketertarikan warga Polandia untuk berkunjung langsung ke Pulau Dewata guna menyaksikan keaslian budaya Bali dari sumbernya.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Wayan Koster menyampaikan apresiasi tinggi atas kecintaan masyarakat Polandia terhadap budaya Bali, bahkan hingga mewujudkannya dalam bentuk fasilitas budaya permanen di luar negeri.
Koster berharap Taman Budaya Bali Indah dapat berfungsi sebagai etalase budaya sekaligus sarana promosi pariwisata Bali di kawasan Eropa Timur, khususnya Polandia.
“Saya mengapresiasi kecintaan Polandia terhadap budaya Bali. Fasilitas ini diharapkan menjadi media promosi yang efektif untuk pariwisata Bali di sana,” kata Koster.
Terkait rencana penyelenggaraan Bali Festival dan Upacara Melaspas Padmasana pada Juli 2026, Koster menyatakan dukungan dan mendoakan kelancaran kegiatan tersebut.
“Untuk undangan Upacara Melaspas Padmasana di Taman Budaya Bali Indah, kemungkinan saya akan menugaskan Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali untuk hadir,” tutup Gubernur Bali yang dikenal dengan julukan Murdaning Jagat Bali asal Desa Sembiran, Buleleng.