Memuat waktu...

Ciputra Beach Resort dan Seven Clean Seas Gelar Aksi Bersih Pantai Batu Tampih Dorong Kesadaran Lingkungan di Bali

Balihariini • Sunday, 15 February 2026 | 11:35 WITA • Wisata • 👁 92 dibaca
Ciputra Beach Resort dan Seven Clean Seas Gelar Aksi Bersih Pantai Batu Tampih Dorong Kesadaran Lingkungan di Bali
Kolaborasi Ciputra dan Seven Clean Seas kumpulkan sampah plastik di Pantai Batu Tampih, Bali _ bhi-ist

BALIHARIINI.COM—Di tengah meningkatnya sorotan terhadap persoalan sampah dan banjir di Bali, sektor swasta mulai mengambil peran lebih aktif. Ciputra Beach Resort menggandeng Seven Clean Seas menggelar aksi “Bali Beach Clean Up” di Pantai Batu Tampih, Sabtu, 14 Februari 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan sekaligus langkah awal yang menegaskan komitmen terhadap pengelolaan lingkungan pesisir secara berkelanjutan.

Sejak pagi, puluhan peserta yang terdiri dari manajemen, relawan, dan perwakilan organisasi lingkungan mengikuti sesi edukasi. Materi yang disampaikan menyoroti pentingnya pengelolaan sampah bertanggung jawab, ancaman plastik terhadap ekosistem laut, hingga dampak lanjutan berupa banjir akibat saluran air yang tersumbat.

Pantai Batu Tampih dipilih bukan tanpa alasan. Selain memiliki potensi wisata, kawasan ini juga menghadapi tantangan serius terkait sampah kiriman dan limbah plastik yang terdampar di garis pantai.

Usai sesi edukasi, sekitar 30 hingga 50 peserta menyusuri bibir pantai untuk mengumpulkan sampah. Sampah yang terkumpul kemudian dipilah guna mendukung proses pengelolaan lanjutan.

William Hendharto Ciputra, GM Business Development Ciputra Group sekaligus Owner, menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar kegiatan simbolis.

“Upaya ini menjadi bagian dari kontribusi perusahaan terhadap kelestarian kawasan pesisir Bali, terutama dalam konteks pengurangan sampah yang berpotensi mencemari laut,” ujar William.

Ia juga menyinggung persoalan banjir yang belakangan kerap terjadi di sejumlah titik di Bali. Menurutnya, pengelolaan sampah yang belum optimal memperburuk situasi, terutama ketika sampah menyumbat aliran sungai dan drainase.

“Oleh karena itu, aksi bersih pantai ini sebagai salah satu langkah preventif untuk meminimalkan dampak yang lebih luas,” katanya.

Ciputra Beach Resort mengembangkan kawasan hunian terpadu seluas kurang lebih 80 hektare di Kedungu, Tabanan, dengan mengusung pesan “Living by The Beach” serta “The Promising Beachfront Housing Development in Bali”. Konsep tersebut menempatkan keberlanjutan lingkungan sebagai fondasi utama pembangunan.

Menurut William, kawasan pesisir yang bersih dan terjaga memiliki peran strategis, baik secara ekologis maupun dari sisi nilai kawasan. Lingkungan yang sehat dinilai menjadi prasyarat utama bagi pengembangan hunian tepi pantai yang berorientasi jangka panjang.

Kolaborasi dengan Seven Clean Seas menjadi cerminan sinergi antara sektor properti dan organisasi lingkungan. Aksi ini tidak hanya membersihkan pantai, tetapi juga membangun kesadaran kolektif.

“Partisipasi relawan dalam kegiatan ini menjadi salah satu elemen penting. Keterlibatan berbagai pihak menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab satu sektor, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas elemen,” ujar Mabel Anjali Primana, CSR Manager Seven Clean Seas.

“Bali Beach Clean Up” menjadi program CSR perdana yang diselenggarakan Ciputra Beach Resort sejak pengembangannya. Perusahaan berharap kegiatan ini menjadi langkah awal dari berbagai inisiatif sosial dan lingkungan berikutnya.

Di tengah tantangan pengelolaan sampah di Bali, aksi semacam ini diharapkan mampu memperkuat kesadaran bahwa pantai bukan hanya aset pariwisata, tetapi juga bagian penting dari ekosistem yang perlu dijaga keberlanjutannya.