Nakula Hadirkan Villa Bulanan Jawaban Kebutuhan Digital Nomad di Bali

BALIHARIINI.COM—Pola kerja global terus berubah. Bekerja tidak lagi harus dari kantor tetap, melainkan bisa dari mana saja, termasuk dari destinasi wisata seperti Bali.
Tren ini kini melahirkan gaya hidup baru bagi para profesional modern: menggabungkan produktivitas kerja dengan kenyamanan hidup dalam satu tempat.
Di tengah perubahan tersebut, perusahaan hospitality Nakula menghadirkan konsep hunian jangka panjang melalui program Monthly Stay Offers. Program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan para pekerja jarak jauh atau remote worker yang menginginkan keseimbangan antara pekerjaan dan kualitas hidup.
Fenomena ini terlihat dari semakin banyaknya profesional yang menjadikan Bali sebagai basis kerja. Aktivitas seperti memulai hari dengan berenang di kolam privat, menikmati sarapan dari private chef, hingga bekerja dari teras villa kini bukan lagi sekadar gambaran liburan, melainkan rutinitas harian.
Nakula menilai, kebutuhan para digital nomad telah berkembang. Mereka tidak lagi sekadar mencari akomodasi sementara, tetapi menginginkan hunian yang mampu mendukung rutinitas kerja sekaligus memberikan kenyamanan layaknya rumah.
Setiap villa yang dikelola dirancang dengan konsep ruang terbuka yang menyatu dengan alam, dilengkapi koneksi internet berkecepatan tinggi. Desain ini memungkinkan penghuni tetap produktif tanpa kehilangan momen relaksasi, bahkan di sela-sela pekerjaan.
Selain fasilitas fisik, layanan yang ditawarkan juga menjadi pembeda. Paket bulanan mencakup kebutuhan dasar seperti listrik, air minum, hingga layanan housekeeping harian. Dengan demikian, penghuni dapat fokus pada pekerjaan tanpa terbebani urusan operasional sehari-hari.
Bagi yang menginginkan pengalaman lebih personal, tersedia pula layanan private chef dengan biaya tambahan. Fleksibilitas ini memberi kebebasan bagi penghuni untuk memilih antara memasak sendiri, menggunakan jasa chef, atau menjelajahi ragam kuliner Bali.
Pilihan villa yang ditawarkan tersebar di sejumlah kawasan strategis di Bali, masing-masing dengan karakter berbeda. Kawasan Umalas menghadirkan suasana tenang untuk fokus bekerja, sementara Canggu dikenal sebagai pusat kreativitas yang dinamis bagi komunitas digital.
Di sisi lain, Seminyak dan Legian menawarkan akses mudah ke gaya hidup urban, sedangkan Sanur menjadi pilihan bagi mereka yang mengutamakan ketenangan dekat pantai.
CEO Nakula, Christian Sunjoto, menegaskan bahwa perubahan ini bukan tren sementara.
“Kerja jarak jauh bukan lagi sekadar tren sementara, melainkan telah mengubah cara orang memilih untuk hidup. Kami melihat semakin banyak tamu yang mencari pengalaman tinggal yang konsisten dan nyaman dalam jangka panjang — tempat di mana mereka dapat tetap produktif sekaligus merasa seperti di rumah,” ujarnya.
Ia menambahkan, konsep Luxury Monthly Villa Living dihadirkan untuk memberikan solusi hunian yang praktis namun tetap personal. Menurutnya, keseimbangan antara produktivitas dan kenyamanan kini menjadi prioritas utama para pekerja modern.
Dengan portofolio lebih dari 70 properti di Bali, Nakula mengintegrasikan layanan konektivitas, housekeeping, hingga concierge yang dipersonalisasi. Pendekatan ini memungkinkan penghuni membangun rutinitas kerja yang stabil sekaligus menjaga kesejahteraan selama tinggal.
Paket menginap bulanan ditawarkan mulai dari Rp20 juta. Harga ini dinilai kompetitif untuk segmen villa privat dengan fasilitas lengkap, terutama bagi mereka yang ingin bekerja jarak jauh tanpa mengorbankan standar kenyamanan.
Seiring semakin cairnya batas antara bekerja dan berlibur, konsep hunian seperti ini diprediksi akan terus berkembang. Bali pun kian mengukuhkan diri bukan hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai pusat gaya hidup baru bagi para pekerja global.(BHI01)