Memuat waktu...

Fire Horse Beats Meriahkan Imlek 2026, 69 Bar & Resto Kuta Tampilkan Tradisi dan Energi Modern

Balihariini • Wednesday, 18 February 2026 | 12:05 WITA • Lifestyle, Wisata • 👁 62 dibaca
Fire Horse Beats Meriahkan Imlek 2026, 69 Bar & Resto Kuta Tampilkan Tradisi dan Energi Modern
Atraksi barongsai meriahkan perayaan Imlek 2026 bertema Fire Horse Beats di 69 Bar & Resto Kuta _ bhi-01

BALIHARIINI.COM—Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 berlangsung semarak di Grand Istana Rama Hotel, Badung, Bali, tepatnya di 69 Bar & Resto, Selasa, 17 Februari 2026. Mengusung tema Fire Horse Beats, acara ini memadukan nuansa tradisional dan modern dalam satu panggung hiburan yang penuh energi.

Tema tersebut dipilih sejalan dengan perayaan Tahun Kuda Api 2026 yang identik dengan semangat, keberanian, dan gerak maju. Manajer Food & Beverage Grand Istana Rama Hotel, Putu Robby Rudita, mengatakan konsep ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman Imlek yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

“Melalui tema ini, kami ingin menampilkan perayaan Imlek yang berbeda, penuh energi seperti karakter Kuda Api yang dinamis dan selalu bergerak maju,” ujar Robby, didampingi Restaurant and Bar Manager 69 Bar & Resto, Sang Ayu Paramita.

Suasana malam itu semakin hidup ketika atraksi barongsai berkeliling venue, menyapa dan menghibur para tamu. Penampilan tersebut dibawakan oleh komunitas pemuda Kampus Udayana yang secara rutin tampil saat perayaan Imlek. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan terhadap kreativitas generasi muda Bali sekaligus memperkuat sentuhan budaya dalam acara tersebut.

Tidak berhenti di situ, perayaan juga diramaikan hiburan modern seperti fire dance, penampilan live band, hingga DJ yang menghidupkan suasana sepanjang malam. Perpaduan ini menciptakan atmosfer meriah yang tetap menjaga akar tradisi.

Dari sisi kuliner, tim F&B menghadirkan BBQ Buffet spesial dengan menu andalan Roasted Peking Duck yang disajikan melalui live carving station. Hidangan ini dipercaya sebagai simbol kemakmuran dan kesejahteraan dalam tradisi Tionghoa.

Robby mengungkapkan, bebek Peking panggang menjadi salah satu sajian favorit tamu dan selalu mendapat respons positif, termasuk pada perayaan tahun sebelumnya.

Selain itu, tamu juga dapat menikmati Kue Keranjang yang melambangkan persatuan dan keharmonisan keluarga. Aneka pilihan lain seperti dimsum, egg tart, dan onde-onde turut melengkapi hidangan malam Imlek tersebut.

Menurut Robby, perayaan Imlek telah menjadi agenda tahunan yang berdampak positif terhadap peningkatan kunjungan sekaligus memperkuat citra 69 Bar & Resto sebagai tempat hiburan yang inklusif.

“Event Imlek sudah menjadi signature annual event kami. Melalui perayaan ini, kami ingin menunjukkan bahwa 69 adalah tempat hiburan yang fun dan terbuka bagi semua komunitas, bukan sekadar tempat pesta,” jelasnya.

Antusiasme pengunjung tahun ini terlihat meningkat dibandingkan hari biasa. Sejumlah komunitas Tionghoa serta wisatawan yang melintas di kawasan Pantai Kuta turut memadati venue.

Di tengah tantangan industri pariwisata, Robby tetap optimistis kawasan Kuta akan terus mempertahankan reputasinya sebagai destinasi legendaris kelas dunia. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat lokal.

“Semangat Tahun Kuda Api mengajarkan kita untuk tetap optimis, bergerak mencari solusi, dan terus menghadirkan pengalaman terbaik bagi wisatawan,” pungkasnya.