Memuat waktu...

Chef Aman Lakhiani Buka Lamuri di Sanur, Pertemuan Rasa Sumatera dan India Selatan

Balihariini • Friday, 23 October 2026 | 07:18 WITA • News, Wisata • 👁 11 dibaca
Chef Aman Lakhiani Buka Lamuri di Sanur, Pertemuan Rasa Sumatera dan India Selatan
Chef Aman Lakhiani memadukan kuliner Sumatera dan India Selatan di Lamuri Sanur, Bali _ bhi-01

DENPASAR, BALIHARIINI.COM—Restoran Lamuri South Indian & Sumatran Cuisine resmi hadir di Sanur, Bali. Digagas Chef Aman Lakhiani, OwnerChef Executive, restoran ini tidak sekadar mengusung tren fusion baru. Lamuri ingin menceritakan pertemuan budaya kuliner India Selatan dan Sumatera yang telah berlangsung ribuan tahun.

Nama Lamuri merujuk pada kawasan di ujung utara Sumatera, dekat Aceh. Kawasan itu dahulu menjadi gerbang masuk pengaruh India ke Indonesia. Semangat historis tersebut dihadirkan kembali lewat menu yang mencakup masakan India Selatan, Sumatera, Aceh, dan Sri Lanka.

“Lamuri itu area di paling ujung Sumatera, di depannya Aceh. Itu dulu gerbang yang India masuk ke Indonesia,” ujar Chef Aman Lakhiani, Owner sekaligus Chef Executive.

Menurut Chef Aman, menu Lamuri tidak dibangun dari pencampuran gaya memasak yang dibuat-buat. Restoran ini ingin menceritakan pertukaran budaya kuliner yang sudah terjadi sejak lama. Gulai, misalnya, lekat dengan masakan Padang, tetapi teknik dasarnya berasal dari India. Sebaliknya, bubur injin yang populer di India Selatan memiliki jejak dari Indonesia.

“Ini cerita yang mungkin sudah diceritakan dari 1000–2000 tahun lalu,” jelasnya

Dalam menu Lamuri, pengunjung dapat menemukan sejumlah hidangan. Mulai Pork Vinthali Tart, Chicken 65, Sri Lankan Mutton Roll, dan Mutton Kola Urundai. Bagian utama menyajikan Ayam Bakar Padang, Kare Kambing, Gulai Jengkol, Corn & Cabbage Thoran, dan Prawn Biryani. Untuk penutup, ada Chai Panna Cotta.

Restoran ini menekankan penggunaan bahan lokal, terutama dari Bali dan Sumatera, yang dipadukan dengan rempah-rempah India Selatan. Salah satu hidangan andalan adalah kare kambing. Menu itu dimasak menggunakan bumbu rempah Indonesia dan bahan dari India, dengan perpaduan teknik memasak Sumatera dan India Selatan.

“Kare kambingnya masak pakai bumbu rempah Indonesia dan bahan-bahan dari India juga. Ini salah satu dish yang memang kita bikin spesifik untuk restoran Lamuri,” tegas Chef Aman.

Lamuri menegaskan konsepnya bukan fusion dalam pengertian mencampurkan dua tradisi secara baru. Dari sisi pasar, restoran ini menyasar masyarakat lokal dan ekspatriat yang ingin mencoba masakan India Selatan. Lamuri ingin menghadirkan pengalaman berbeda dari kebanyakan restoran India di Indonesia yang umumnya menyajikan masakan India Utara seperti naan dan butter chicken.

“Kita lebih fokus ke masakan India Selatan. Kita mau orang lokal coba masakan India yang tidak biasa,” pungkas Chef Aman.

Dengan kehadirannya di Sanur, Lamuri South Indian & Sumatran Cuisine menawarkan lebih dari sekadar pengalaman bersantap. Restoran ini mengajak pengunjung menyelami sejarah panjang hubungan India dan Sumatera melalui cita rasa yang telah melewati perjalanan ribuan tahun.(BHI01)