Minggu, 13 September 2026 14:26:48
Minggu, 13 September 2026 14:26:48
Minggu, 13 September 2026 14:26:48

Rip Curl Cup 2026 Berakhir Dramatis, Rajo Saputra dan Lucy Darragh Naik Podium Juarai Kompetensi di Bali

BalihariiniSaturday, 22 August 2026 | 16:20 WITALifestyle, Sport👁 30 dibaca
Rip Curl Cup 2026 Berakhir Dramatis, Rajo Saputra dan Lucy Darragh Naik Podium Juarai Kompetensi di Bali
Rip Curl Cup Padang Padang 2026 menghadirkan aksi surfing kelas dunia di ombak ikonik Bali dengan juara baru _ bhi-ist

BALIHARIINI.COM—Rip Curl Cup Padang Padang 2026 menghadirkan persaingan kelas dunia di salah satu ombak paling ikonik di planet ini. Surfer muda Indonesia, Rajo “Barrel” Saputra, bersama peselancar asal Australia Lucy Darragh, sukses keluar sebagai juara pada edisi ke-23 kompetisi surfing paling bergengsi di Tanah Air yang berlangsung di Pantai Padang Padang, Bali.

Keberhasilan dua peselancar berusia 16 tahun tersebut menjadi sorotan utama setelah mereka mampu menampilkan performa terbaik di tengah kondisi ombak Padang Padang yang mencapai kualitas terbaiknya pada 20 Agustus 2026. Ajang ini sekaligus menegaskan posisi Rip Curl Cup sebagai salah satu kompetisi invitasi paling prestisius di dunia surfing, yang hanya mempertemukan 24 peselancar terbaik dari Indonesia dan mancanegara.

Setelah percobaan penyelenggaraan pada 11 Agustus belum memenuhi standar karena ukuran dan konsistensi ombak yang belum ideal, panitia akhirnya memberikan lampu hijau ketika swell terbaik datang pada 20 Agustus.

Selama satu hari penuh, Padang Padang berubah menjadi arena pertarungan para spesialis tube riding. Kompetisi menggunakan format leaderboard, di mana seluruh peserta menjalani dua heat tanpa eliminasi sebelum empat peselancar terbaik melaju ke babak final dengan sistem winner takes all.

Barrel-barrel sempurna yang bergulung di “Balinese Pipeline” menghadirkan tantangan sekaligus peluang bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam membaca ombak yang terkenal cepat, hollow, dan teknikal.

Kategori putra menyajikan persaingan yang berlangsung ketat sejak babak awal. Rajo Saputra langsung memperlihatkan dominasinya melalui skor 8,17 dan 8,57 pada putaran pertama sebelum meningkatkan performa di ronde berikutnya.

Salah satu momen paling dramatis terjadi ketika Rajo dan peselancar Amerika Serikat, Dylan Wilcoxen, sama-sama memperoleh perfect score 10. Sementara itu, Makana Pang mengoleksi dua nilai 9 untuk memastikan tiket menuju final sebagai pemuncak klasemen sementara.

Babak final berlangsung sengit. Seluruh finalis mampu membukukan skor di atas angka sembilan. Namun Rajo kembali menciptakan penampilan spektakuler dengan mencatatkan perfect 10 kedua sepanjang kompetisi, dipadukan skor 9,73 yang nyaris sempurna.

Total nilai 19,73 memastikan surfer asal Lakey Peak, Nusa Tenggara Barat, tersebut mengalahkan juara bertahan Westen Hirst sekaligus mengangkat trofi Rip Curl Cup Padang Padang 2026.

“Saya bahkan tidak bisa bicara sekarang, saya sangat bahagia,” ujar Rajo Saputra seusai keluar dari lineup.

Ia mengungkapkan kemenangan tersebut terasa semakin emosional karena memiliki makna khusus bagi keluarganya.

“Tadi malam saya bermimpi akan memenangkan kompetisi ini. Gila. Ayah saya pernah menjadi runner-up di kompetisi ini pada tahun 2006, jadi saya sangat senang bisa memenangkannya tahun ini dan membawanya pulang untuk beliau,” kata Rajo.

Persaingan di kategori putri juga berlangsung menarik. Lucy Darragh menunjukkan konsistensi sejak awal kompetisi melalui raihan skor 8,13 dan hampir sempurna 9,93 yang membuatnya memimpin klasemen sementara.

Meski demikian, Ruby Berry sempat mencuri perhatian dengan menjadi satu-satunya surfer putri yang berhasil memperoleh perfect 10 setelah menuntaskan barrel panjang di ombak Padang Padang.

Pada babak final, Berry langsung memberikan tekanan kepada Darragh melalui skor 8,17. Namun ketika rivalnya gagal menambah poin penting, Darragh memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebuah manuver yang menghasilkan skor 9,00.

Nilai itu memastikan peselancar muda Australia tersebut mengamankan gelar juara Rip Curl Cup pertamanya.

“Ini kompetisi yang luar biasa. Saya sudah menontonnya selama bertahun-tahun, sejak masih grom. Saya benar-benar tidak percaya bisa memenangkannya,” ujar Lucy Darragh.

Ia juga mengaku pengalaman menaklukkan barrel besar Padang Padang menjadi momen yang sulit dilupakan.

“Tidak ada perasaan yang lebih luar biasa daripada berdiri di dalam barrel besar di Padang. Saya sangat senang,” ungkapnya.

Keberhasilan Rajo Saputra dan Lucy Darragh menutup penyelenggaraan Rip Curl Cup edisi ke-23 yang dinilai menjadi salah satu kompetisi paling berkesan sepanjang sejarah event tersebut.

Event Director sekaligus Marketing Manager Rip Curl Indonesia, Harry Mann, mengatakan kondisi ombak yang sempurna berpadu dengan penampilan luar biasa para atlet membuat kompetisi tahun ini layak dikenang sebagai salah satu yang terbaik.

“Hari yang luar biasa. Kami sangat diberkati dan kondisi ombaknya benar-benar sempurna,” ujar Harry Mann.

Ia menambahkan sejarah panjang Rip Curl Cup kembali diperkuat melalui kualitas pertandingan tahun ini.

“Event ini memiliki sejarah yang sangat kaya dan energi yang luar biasa, dan hari ini tidak berbeda. Kami menyaksikan performa yang luar biasa dari Rajo dan Lucy, dan ini benar-benar menjadi salah satu edisi yang akan dikenang. Terima kasih sebesar-besarnya kepada Official Event Forecaster Swellnet yang berhasil memberikan prediksi yang tepat dan membantu kami mendapatkan hari yang tak terlupakan di Padang Padang,” katanya.

Rip Curl Cup Padang Padang dikenal sebagai kompetisi surfing invitasi terlama sekaligus paling prestisius di Indonesia. Setiap tahunnya hanya 24 peselancar yang memperoleh undangan untuk berlaga, terdiri atas 12 surfer terbaik Indonesia dan 12 atlet elite dunia.

Format “one day, one swell” membuat seluruh pertandingan hanya digelar ketika kondisi ombak benar-benar mencapai kualitas terbaik. Sistem tersebut menjadikan setiap edisi Rip Curl Cup selalu dinantikan komunitas surfing internasional karena menghadirkan peluang menyaksikan barrel legendaris Padang Padang dalam kondisi paling sempurna.

Tahun ini, keberhasilan Rajo Saputra mengangkat trofi di hadapan publik sendiri sekaligus kemenangan Lucy Darragh di sektor putri menambah catatan sejarah baru dalam perjalanan salah satu kompetisi surfing paling bergengsi di Asia.(BHI01)