Minggu, 13 September 2026 14:28:08
Minggu, 13 September 2026 14:28:08
Minggu, 13 September 2026 14:28:08

Utama Spice dan Ahti Interiors Luncurkan Pembersih Kamar Mandi Berbasis Tumbuhan untuk Hunian Modern

BalihariiniWednesday, 24 June 2026 | 21:38 WITALifestyle, News👁 44 dibaca
Utama Spice dan Ahti Interiors Luncurkan Pembersih Kamar Mandi Berbasis Tumbuhan untuk Hunian Modern
Utama Spice dan Ahti Interiors menghadirkan pembersih kamar mandi berbasis tumbuhan untuk hunian modern dan sehat_bhi-ist

BALIHARIINI.COM—Kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan keberlanjutan kini tidak hanya tercermin dari pilihan makanan maupun produk perawatan tubuh. Tren serupa juga mulai merambah cara masyarakat merawat hunian, termasuk dalam memilih produk pembersih rumah tangga yang digunakan sehari-hari.

Menjawab perubahan gaya hidup tersebut, brand wellness asal Bali, Utama Spice, berkolaborasi dengan spesialis desain kamar mandi premium, Ahti Interiors, menghadirkan rangkaian produk perawatan rumah berbasis tumbuhan yang mengutamakan efektivitas sekaligus kepedulian terhadap lingkungan.

Kolaborasi ini mempertemukan dua perusahaan dengan pendekatan yang berbeda namun saling melengkapi. Selama lebih dari tiga dekade, Utama Spice dikenal mengembangkan produk wellness berbahan alami yang memanfaatkan minyak esensial dan kekayaan botani Indonesia. Di sisi lain, Ahti Interiors membangun reputasinya melalui kurasi sanitary ware premium yang mengedepankan fungsi, estetika, dan kualitas material untuk proyek residensial maupun perhotelan.

Melalui kerja sama tersebut, kedua brand berupaya menghadirkan perspektif baru dalam perawatan rumah yang tidak hanya berfokus pada kebersihan, tetapi juga kesehatan penghuni serta keberlanjutan lingkungan.

Direktur Utama Spice, Ria Templer, mengatakan sebagian besar produk pembersih rumah tangga masih dipandang sebatas kebutuhan fungsional sehingga perhatian terhadap kandungan bahan di dalamnya belum menjadi prioritas utama.

“Produk perawatan rumah umumnya dipandang hanya sebagai kebutuhan fungsional, sehingga perhatian terhadap kandungan bahan di dalamnya masih relatif minim,” ujar Ria Templer.

Menurutnya, Utama Spice ingin menghadirkan solusi yang tetap efektif membersihkan tanpa mengandalkan bahan kimia keras yang berpotensi berdampak buruk terhadap manusia maupun lingkungan.

“Kami ingin menciptakan produk yang tetap memiliki performa tinggi tanpa bergantung pada bahan kimia yang terlalu keras, yang tidak hanya berpotensi merusak permukaan, tetapi juga kurang baik bagi manusia maupun lingkungan,” katanya.

Produk perdana yang lahir dari kolaborasi tersebut adalah Limescale Remover, pembersih penghilang kerak berbasis tumbuhan yang dirancang untuk mengatasi noda air keras dan penumpukan mineral pada berbagai permukaan kamar mandi.

Produk ini memanfaatkan sistem tiga jenis asam alami yang terdiri dari asam sitrat, asam glukonat, dan asam laktat. Kombinasi tersebut bekerja mengangkat kerak mineral yang kerap muncul pada keramik, kaca shower, keran, hingga perlengkapan kamar mandi lainnya, terutama di daerah yang menggunakan air tanah dengan kandungan mineral tinggi.

Selain itu, formulanya diperkaya surfaktan berbasis tumbuhan yang mudah terurai secara alami atau biodegradable serta minyak esensial yang mendukung proses pembersihan tanpa menggunakan bahan kimia agresif sebagaimana banyak ditemukan pada produk konvensional.

Salah satu nilai tambah yang ditawarkan adalah karakteristik brass-safe atau aman digunakan pada material kuningan. Fitur ini dinilai penting karena banyak produk penghilang kerak berkinerja tinggi berisiko merusak lapisan akhir maupun perlengkapan kamar mandi berbahan premium.

Ahti Interiors melihat perubahan cara pandang masyarakat terhadap kamar mandi sebagai salah satu alasan utama lahirnya kolaborasi tersebut. Ruang yang sebelumnya dianggap sekadar area fungsional kini berkembang menjadi bagian penting dari pengalaman hidup yang lebih nyaman dan menenangkan.

Marketing Manager Ahti Interiors, Erica, mengatakan konsumen saat ini semakin selektif dalam memilih material, perlengkapan, hingga elemen pendukung yang digunakan di dalam hunian.

“Kamar mandi saat ini tidak lagi diperlakukan hanya sebagai ruang yang bersifat fungsional,” ujar Erica.

Ia menambahkan, meningkatnya investasi masyarakat pada material alami dan desain yang menghadirkan kenyamanan membuat kebutuhan akan produk perawatan yang selaras dengan konsep tersebut juga semakin besar.

“Masyarakat kini semakin banyak berinvestasi pada material alami, perlengkapan yang dipilih secara cermat, serta ruang yang dirancang untuk menghadirkan rasa tenang dan nyaman. Kami percaya bahwa produk yang digunakan untuk merawat ruang-ruang tersebut juga seharusnya mencerminkan tingkat perhatian yang sama,” lanjutnya.

Kolaborasi Utama Spice dan Ahti Interiors hadir di tengah meningkatnya minat konsumen terhadap produk yang menggabungkan unsur wellness, desain, keberlanjutan, dan fungsionalitas dalam satu ekosistem gaya hidup.

Meski produk pembersih ramah lingkungan telah lama tersedia di pasar, kedua perusahaan menilai masih sedikit pelaku industri yang mengembangkan kategori perawatan rumah dengan pendekatan menyeluruh, yakni menyeimbangkan performa pembersihan, keamanan material, dan kenyamanan ruang hidup secara bersamaan.

Melalui pendekatan tersebut, kedua brand berharap dapat mendorong standar baru dalam perawatan rumah modern, di mana efektivitas produk berjalan seiring dengan kepedulian terhadap kesehatan penghuni, kualitas ruang, dan keberlanjutan lingkungan.

Ke depan, Utama Spice dan Ahti Interiors juga tengah mengembangkan sejumlah produk baru untuk melengkapi kebutuhan perawatan rumah berbasis tumbuhan. Sementara itu, produk perdana mereka, Limescale Remover, mulai tersedia di seluruh gerai Utama Spice dan kanal penjualan daring sejak akhir Mei 2026.

Didirikan pada 1989 oleh Melanie Templer dan Dayu Suci, Utama Spice merupakan merek wellness asal Bali yang dikenal melalui produk perawatan alami berbasis warisan herbal Bali. Dengan mengusung prinsip Tri Hita Karana, perusahaan tersebut terus mengedepankan penggunaan bahan alami yang diperoleh secara bertanggung jawab, mendukung petani lokal, serta mendorong praktik bisnis yang berkelanjutan.(BHI-01)