Memuat waktu...

Raka Kembangkan Toko ATK di Gianyar Jadi Agen BRILink, Layani Ratusan Transaksi per Bulan

Balihariini • Monday, 21 September 2026 | 12:05 WITA • News, Teknologi • 👁 24 dibaca
Raka Kembangkan Toko ATK di Gianyar Jadi Agen BRILink, Layani Ratusan Transaksi per Bulan
AA Gede Raka Wijaya mengembangkan Toko Aneka Tulis di Pejeng, Gianyar, sekaligus menjadi Agen BRILink sejak 2016_ bhi-ist

GIANYAR, BALIHARIINI.COM—Toko alat tulis tidak selalu hanya menjadi tempat membeli perlengkapan sekolah. Bagi AA Gede Raka Wijaya, 46, Toko Aneka Tulis di kawasan Pejeng, Gianyar, Bali, juga berkembang menjadi tempat warga mengakses berbagai layanan transaksi keuangan.

Raka mulai menjalankan usaha sebagai Agen BRILink sejak 2016. Ide tersebut muncul setelah ia melihat kebutuhan warga di sekitar tokonya yang membutuhkan akses transaksi perbankan, khususnya layanan transfer.

“Saya melihat situasi di lapangan, orang-orang membutuhkan tempat untuk transfer uang. Saya mengajukan pendaftaran ke bank. Waktu itu saya belum tahu apa itu Agen BRILink,” kata Raka, Senin (21/9/2026).

Saat itu, aktivitas utama Toko Aneka Tulis masih berfokus pada penjualan alat tulis dan berbagai kebutuhan masyarakat. Raka kemudian menambahkan layanan transaksi keuangan untuk menjawab kebutuhan warga sekaligus mengembangkan aktivitas usahanya.

Layanan tersebut pada awalnya belum banyak digunakan. Namun, seiring waktu, keberadaan Agen BRILink mulai dikenal masyarakat sekitar.

Warga datang ke Toko Aneka Tulis tidak hanya untuk membeli kebutuhan sehari-hari. Mereka juga memanfaatkan layanan untuk transfer, tarik tunai, pembayaran tagihan listrik, pembelian token listrik, pembayaran cicilan, serta sejumlah transaksi lainnya.

Berawal dari Kebutuhan Warga

Lokasi Toko Aneka Tulis di Pejeng turut memengaruhi perkembangan layanan Agen BRILink yang dijalankan Raka. Selain masyarakat setempat, ia juga melayani warga yang bekerja di kawasan tersebut.

Bagi sebagian penduduk pendatang, akses transaksi keuangan yang dekat dengan tempat tinggal maupun tempat kerja menjadi kebutuhan praktis. Kondisi itu membuat layanan Agen BRILink di toko milik Raka perlahan semakin ramai.

Dalam sebulan, Raka mengaku dapat melayani transaksi hingga ratusan kali. Nilai transaksi yang masuk juga bervariasi, tergantung kebutuhan nasabah.

Dalam aktivitas hariannya, nilai transaksi yang dilayani dapat mencapai belasan hingga puluhan juta rupiah dalam sebulan.

Namun, bagi Raka, besarnya transaksi bukan satu-satunya alasan untuk mempertahankan layanan tersebut selama hampir satu dekade.

Menurut dia, keberadaan Agen BRILink memberikan manfaat bagi dua sisi. Masyarakat memperoleh akses layanan transaksi yang lebih dekat, sementara usahanya mendapatkan aktivitas tambahan yang memberikan nilai ekonomi.

“Karena Agen BRILink memang bagus untuk membantu masyarakat dalam hal kirim uang. Usaha saya juga mendapat tambahan nilai jual dari adanya Agen BRILink,” ujarnya.

Toko ATK dan Agen BRILink Berjalan Bersamaan

Hampir 10 tahun menjalankan Agen BRILink membuat Raka melihat bagaimana perubahan kebutuhan masyarakat ikut memengaruhi perkembangan usahanya.

Toko Aneka Tulis dan layanan Agen BRILink kini berjalan berdampingan. Keduanya dikelola Raka bersama keluarga dan menjadi bagian dari sumber penghidupan mereka.

Bagi Raka, perjalanan tersebut menunjukkan bahwa pengembangan usaha tidak selalu harus dimulai dengan membuka bisnis baru. Pelaku usaha juga dapat memanfaatkan usaha yang telah berjalan dengan membaca kebutuhan masyarakat di sekitarnya.

Dari kebutuhan sederhana warga yang membutuhkan tempat untuk melakukan transfer, Raka kemudian mengembangkan layanan transaksi keuangan di tokonya.

Kini, Toko Aneka Tulis tidak hanya menyediakan alat tulis dan kebutuhan masyarakat. Tempat tersebut sekaligus menjadi akses layanan transaksi keuangan bagi warga di lingkungan Pejeng.

Regional CEO BRI Region 17 Denpasar, Hery Noercahya, mengatakan Agen BRILink memiliki peran dalam memperluas akses layanan perbankan di tengah masyarakat.

Menurut Hery, agen dapat membantu masyarakat melakukan transaksi keuangan secara lebih mudah dan dekat. Pada saat yang sama, keberadaan Agen BRILink juga membuka peluang bagi pelaku usaha untuk memperoleh sumber pendapatan tambahan dari bisnis yang telah mereka jalankan.

Hery menilai Toko Aneka Tulis milik Raka menjadi salah satu contoh bagaimana Agen BRILink dapat berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat di lingkungan sekitar.

Dengan memanfaatkan lokasi usaha sekaligus kepercayaan yang telah dibangun bersama pelanggan, agen dapat menghadirkan layanan perbankan di tingkat komunitas.

Kehadiran layanan tersebut juga dapat menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan usaha pelaku UMKM.

Bagi Raka, perjalanan Toko Aneka Tulis menjadi Agen BRILink selama hampir satu dekade memperlihatkan bahwa membaca kebutuhan masyarakat dapat membuka peluang baru. Usaha yang semula hanya menyediakan kebutuhan alat tulis kini memiliki fungsi tambahan sebagai tempat warga mengakses berbagai transaksi keuangan.(BHI01)