Seasalt & Friends Chapter 10: Kolaborasi Bali–Sydney Sajikan Eksplorasi Kuliner Pesisir Berkelas

BALIHARIINI.COM—Restoran pesisir Seasalt di Alila Seminyak kembali menghadirkan inovasi kuliner lintas negara melalui program Seasalt & Friends. Memasuki chapter ke-10, kolaborasi kali ini menggandeng Executive Chef Tyson Gee dari Park Hyatt Sydney dalam rangkaian pengalaman gastronomi selama tiga hari, 10–12 April 2026.
Kolaborasi ini mempertemukan dua destinasi kuliner pesisir dunia—Bali dan Sydney—dalam satu panggung yang mengedepankan kualitas bahan, teknik memasak modern, serta filosofi keberlanjutan.
Dirancang sebagai pertukaran kuliner yang mendalam, program ini mencerminkan karakter khas Seasalt yang mengusung sajian seafood berkelanjutan dengan sentuhan teknik Jepang serta prinsip zero-waste.
Sementara itu, Chef Tyson Gee menghadirkan pendekatan kontemporer khas Park Hyatt Sydney yang dikenal dengan konsep santai namun elegan dalam pengalaman all-day dining.
Chef Tyson Gee membawa perspektif global dari pengalamannya di Kanada, Australia, Thailand, hingga Malaysia. Ia dikenal konsisten mengedepankan bahan lokal dan praktik berkelanjutan, sekaligus memadukannya dengan teknik kuliner presisi tinggi.
Rangkaian acara dibuka dengan Sunset Hour pada 10 dan 11 April, menghadirkan pengalaman bersantap di waktu senja khas Seminyak. Para tamu menikmati kurasi menu yang dipadukan dengan champagne dan wine, ditemani hiburan langsung yang memperkuat atmosfer eksklusif.
Pada sesi makan malam, sejumlah menu unggulan disajikan, seperti cured yellowtail dengan sentuhan kelapa dan citrus, chargrilled calamari dengan smoked bacon XO, serta braised clams dengan smoked soy dan salted plum togarashi. Setiap hidangan merefleksikan perpaduan karakter pesisir Sydney dan Bali dalam satu pengalaman bersantap yang elegan.
Puncak acara berlangsung pada 12 April melalui Seasalt Sunday Coastal Brunch. Dalam sesi ini, Chef Tyson Gee menampilkan kreasi khasnya, mulai dari crisp tuna tartelette dengan dashi jelly, blue crab omelette dengan chili oil dan herbs, hingga river prawn dengan chili jam dan sauce américaine. Sentuhan unik juga hadir melalui single origin chocolate s’more yang terinspirasi dari akar Kanada sang chef.
Menu kolaborasi ini turut diperkaya dengan hidangan signature Seasalt, seperti wagyu short rib dengan lada hitam Kalimantan, seafood tempura, serta laksa gurita, menciptakan pengalaman kuliner yang luas namun tetap berakar pada bahan musiman dan keahlian dapur.
Director of Food & Beverage Alila Seminyak, Dante Rossi, menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi ruang pertemuan ide dan kreativitas lintas budaya.
“Seasalt & Friends adalah tentang koneksi — antara chef, destinasi, dan ide,” ujarnya. “Kolaborasi dengan Park Hyatt Sydney ini mencerminkan visi bersama dalam menghadirkan pengalaman kuliner pesisir yang mengedepankan integritas bahan dan pengalaman unik bagi tamu.”
Rangkaian Sunset Hour dan dinner berlangsung pukul 17.00–22.00 WITA, sementara Sunday Coastal Brunch digelar pukul 12.00–16.00 WITA dengan harga mulai Rp650.000++ per orang.
Sebagai destinasi kuliner unggulan, Seasalt dikenal luas berkat penggunaan bahan lokal berkualitas, termasuk garam laut tradisional Kusamba dari Bali Timur. Restoran ini juga konsisten menerapkan konsep zero-waste sebagai bagian dari komitmen terhadap keberlanjutan.(BHI01)