Pemancing Terseret Arus Tim SAR Sisir Tukad Badung hingga Empat Kilometer

BALIHARIINI.COM—Seorang pemancing dilaporkan hilang setelah terseret arus saat memancing di aliran Tukad Badung, tepatnya di kawasan Jalan Hasanudin, Denpasar, Jumat malam, 2 Januari 2026. Hingga Sabtu siang, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian intensif di sepanjang aliran sungai.
Korban diketahui bernama Surya Fajar Irawan (27), warga Kehen, Kesiman Petilan, Denpasar Timur. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.00 Wita. Seorang saksi mata sempat melihat korban terseret arus dan berupaya melakukan pencarian awal, namun korban tidak berhasil ditemukan.
Informasi kejadian baru diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada Sabtu siang sekitar pukul sebelas Wita, setelah adanya laporan dari Direktorat Samapta Polda Bali. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim SAR segera digerakkan menuju lokasi kejadian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan personel setelah menerima informasi resmi.
“Kami mengerahkan sepuluh personel dan berkoordinasi dengan unsur SAR terkait. Setelah menempuh perjalanan kurang lebih satu jam, tim tiba di lokasi dan langsung melaksanakan operasi pencarian,” ujar Sidakarya.
Setibanya di lokasi, tim SAR gabungan melakukan koordinasi dengan unsur yang lebih dahulu berada di tempat kejadian. Pencarian kemudian dibagi ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU) untuk memperluas jangkauan penyisiran.
Penyisiran dilakukan dari titik awal korban diduga terseret arus hingga ke kawasan Pulau Buru, Taman Pancing, sampai Dam Buagan. Total area pencarian mencapai kurang lebih 4 kilometer mengikuti aliran Tukad Badung.
Menurut Sidakarya, kondisi arus sungai menjadi tantangan tersendiri dalam proses pencarian. Meski demikian, seluruh unsur yang terlibat terus berupaya maksimal demi menemukan korban.
Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Ditsamapta Polda Bali, Kodim satu enam satu satu Denpasar, Polsek Denpasar Barat, Polresta Denpasar, Potensi SAR seratus lima belas, Balawista Denpasar, TRC BPBD Denpasar, Yayasan Bali Emergency, Arjuna Rescue, Bali Ranger Community, Bima Sakti Rescue, Indonesia Escorting Ambulance, Nanggala Medica Response, serta dukungan masyarakat setempat.