Memuat waktu...

BRI Siaga Nyepi dan Lebaran 2026, Layanan Terbatas Dibuka dan Likuiditas Rp819 Miliar Disiapkan

Balihariini • Tuesday, 17 March 2026 | 20:15 WITA • News • 👁 64 dibaca
BRI Siaga Nyepi dan Lebaran 2026, Layanan Terbatas Dibuka dan Likuiditas Rp819 Miliar Disiapkan
BRI Region Denpasar siapkan layanan terbatas untuk jaga transaksi saat libur Nyepi dan Lebaran 2026 _ bhi-01

BALIHARIINI.COM—BRI memastikan layanan perbankan tetap berjalan selama libur panjang Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Melalui BRI Region 17 Denpasar, perseroan menyiapkan layanan terbatas sekaligus menjaga kecukupan likuiditas demi mengantisipasi lonjakan kebutuhan transaksi masyarakat.

Regional CEO BRI Region 17 Denpasar, Hery Noercahya, menegaskan bahwa pihaknya telah mengatur strategi operasional agar nasabah tetap terlayani selama periode libur keagamaan tersebut.

“Layanan terbatas BRI akan hadir di sejumlah kantor cabang di wilayah Bali, NTB, dan NTT,” ujar Hery.

BRI menetapkan layanan operasional terbatas pada 18, 20, 23, dan 24 Maret 2026, mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WITA. Sebanyak 26 unit kerja disiagakan di wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Di Bali, layanan tersedia di sejumlah kantor cabang seperti Amlapura, Denpasar Gajah Mada, Denpasar Gatot Subroto, Renon, Kuta, Negara, Tabanan, dan Singaraja. Sementara itu, di NTB dan NTT, layanan juga tersebar di berbagai kota untuk menjangkau kebutuhan masyarakat secara luas.

Meski terbatas, BRI memastikan layanan utama tetap dapat diakses nasabah. Mulai dari setoran dan penarikan dana, pembayaran pinjaman, pembukaan rekening, hingga registrasi e-banking dan layanan kartu debit.

Tak hanya itu, layanan tambahan juga tetap berjalan, seperti penerimaan setoran penebusan DO BBM/non-BBM dari SPBU, layanan pick-up service ASDP, pembukaan rekening klaim asuransi Jasa Raharja, hingga layanan Ditjen Imigrasi untuk Visa on Arrival (VOA).

Untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan uang tunai selama libur panjang, BRI Region 17 Denpasar menyiapkan dana kas sebesar Rp819 miliar.

“Sebagai langkah antisipasi meningkatnya kebutuhan uang tunai masyarakat, kami telah menyiapkan kecukupan likuiditas yang optimal,” kata Hery.

Dana tersebut akan disalurkan melalui jaringan ATM, CRM, dan layanan kantor operasional agar kebutuhan transaksi masyarakat tetap terpenuhi.

Selain layanan fisik, BRI juga mengandalkan kanal digital untuk mempermudah transaksi nasabah. Masyarakat dapat mengakses layanan melalui aplikasi BRImo, jaringan 550 ATM, 533 mesin CRM, serta Agen BRILink yang tersebar di Bali dan Nusa Tenggara.

Langkah ini diharapkan mampu menjaga kelancaran transaksi, terutama saat mobilitas masyarakat meningkat selama libur Nyepi dan Lebaran.

Khusus perayaan Nyepi, BRI melakukan penyesuaian operasional pada mesin ATM dan CRM di Bali. Mesin akan dimatikan secara bertahap mulai 18 Maret 2026 pukul 10.00 WITA dan kembali diaktifkan pada 20 Maret 2026 pukul 12.00 WITA.

Kebijakan ini dilakukan untuk menghormati pelaksanaan Nyepi sekaligus menjaga stabilitas operasional layanan.

BRI berharap seluruh langkah strategis ini mampu memberikan kenyamanan dan memastikan kebutuhan transaksi masyarakat tetap terpenuhi selama periode libur panjang keagamaan.(BHI01)