Tak Sekadar Resepsi, Ini 6 Vila di Bali yang Gabungkan Wedding dan Honeymoon dalam Satu Paket

BALIHARIINI.COM—Tren pernikahan di Bali terus berkembang. Jika sebelumnya pesta resepsi menjadi puncak perayaan, kini semakin banyak pasangan menginginkan pengalaman yang lebih personal dengan menghabiskan waktu bersama keluarga, sahabat, sekaligus menikmati masa awal pernikahan tanpa harus berpindah tempat.
Menjawab kebutuhan tersebut, perusahaan manajemen properti dan perhotelan Nakula menghadirkan konsep destination wedding yang menggabungkan prosesi pernikahan dengan pengalaman menginap eksklusif selama dua malam di vila pribadi.
Melalui paket yang ditawarkan mulai Rp50 juta, pasangan tidak hanya memperoleh lokasi pernikahan, tetapi juga kesempatan menikmati suasana vila secara privat bersama orang-orang terdekat sebelum memulai momen bulan madu.
Konsep ini menjadi alternatif bagi pasangan yang menginginkan perayaan lebih intim, praktis, sekaligus memberikan pengalaman berbeda dibandingkan pesta pernikahan konvensional.
“Pernikahan yang paling berkesan tidak berakhir ketika resepsi usai. Justru di sanalah babak baru dimulai, melalui pagi yang tenang, sarapan bersama, kebersamaan dengan orang-orang terkasih, dan momen pertama memulai kehidupan sebagai pasangan suami istri,” demikian keterangan Nakula dalam materi resminya.
Selain menawarkan lokasi eksklusif, seluruh paket juga mencakup penggunaan vila secara privat selama dua malam lengkap dengan fasilitas sarapan sesuai kapasitas masing-masing properti.
Nakula menghadirkan enam vila yang tersebar di sejumlah kawasan favorit di Bali dengan karakter dan kapasitas berbeda sehingga dapat disesuaikan dengan konsep pernikahan setiap pasangan.
Pilihan pertama adalah The Tulou di kawasan Uluwatu. Vila berkapasitas 10 kamar tidur ini berdiri di atas tebing Teluk Jimbaran dengan panorama langsung ke Samudra Hindia. Lokasi tersebut menawarkan area rooftop, infinity pool, serta teras luas yang cocok digunakan untuk prosesi pemberkatan maupun resepsi saat matahari terbenam.
Paket pernikahan di The Tulou dibanderol mulai Rp100 juta, dengan kapasitas hingga 200 tamu duduk atau 250 tamu berdiri, termasuk menginap selama dua malam serta sarapan untuk maksimal 20 tamu.
Pilihan berikutnya adalah Arita Villa di Canggu yang mengusung desain Jepang modern berpadu nuansa tropis Bali. Arsitektur minimalis dan taman luas menjadikan vila ini sesuai bagi pasangan yang menginginkan konsep pernikahan kontemporer.
Arita Villa menawarkan paket mulai Rp100 juta dengan kapasitas hingga 100 tamu, termasuk penggunaan vila enam kamar tidur selama dua malam beserta sarapan untuk maksimal 12 orang.
Sementara itu, Villa Tirtadari di Kerobokan menyajikan perpaduan desain modern dan taman tropis yang luas. Area indoor bergaya elegan serta kolam renang menjadi nilai tambah bagi pasangan yang menginginkan pesta berkonsep mewah namun tetap hangat.
Paket di Villa Tirtadari dipasarkan mulai Rp100 juta, sudah termasuk penggunaan vila eksklusif selama dua malam dan sarapan harian untuk 12 tamu.
Untuk pasangan yang mengutamakan suasana lebih intim, Villa Amita di Kerobokan menjadi salah satu pilihan. Vila lima kamar tidur tersebut menawarkan taman tropis, kolam renang bergaya lap pool, serta area semi-terbuka yang mendukung acara pemberkatan hingga makan malam keluarga.
Harga paket dimulai dari Rp70 juta dengan kapasitas hingga 50 tamu duduk atau 70 tamu berdiri, termasuk menginap dua malam.
Pilihan lainnya adalah Villa Umah Daun di kawasan Umalas. Dikelilingi hamparan sawah dan taman tropis, vila ini menawarkan suasana yang lebih privat tanpa jauh dari pusat aktivitas di Bali.
Paket wedding tersedia mulai Rp50 juta, dengan kapasitas hingga 50 tamu duduk atau 70 tamu berdiri, termasuk penggunaan vila selama dua malam beserta sarapan.
Sementara itu, Villa Uma Nina di Jimbaran menawarkan konsep arsitektur Bali klasik yang dipadukan dengan ruang terbuka. Area taman, bale tradisional, serta kolam renang menjadi daya tarik utama bagi pasangan yang menginginkan nuansa tropis khas Pulau Dewata.
Paket wedding di vila ini dipasarkan mulai Rp70 juta dengan kapasitas mencapai 100 tamu duduk atau 120 tamu berdiri**.
Menurut Nakula, konsep yang dihadirkan bukan hanya menyediakan tempat penyelenggaraan pernikahan, tetapi juga menghadirkan pengalaman menyeluruh sejak prosesi berlangsung hingga pasangan memasuki hari-hari pertama kehidupan rumah tangga.
Setiap vila dapat digunakan secara privat sehingga pasangan memiliki keleluasaan mengatur konsep acara sesuai kebutuhan, mulai dari pemberkatan, resepsi, makan malam bersama keluarga, hingga menikmati suasana santai setelah seluruh rangkaian acara selesai.
“Dengan vila eksklusif yang dapat digunakan secara privat, perayaan yang sepenuhnya dapat dipersonalisasi, serta menginap selama dua malam yang sudah termasuk dalam setiap paket pernikahan, Nakula menghadirkan pengalaman destination wedding yang lebih dari sekadar venue yang indah,” tulis Nakula.
Perusahaan menilai konsep tersebut memberi ruang bagi pasangan untuk memperpanjang momen kebersamaan tanpa harus berpindah hotel atau lokasi setelah resepsi berakhir.
Sebagai perusahaan manajemen properti yang berdiri sejak 2012, Nakula saat ini mengelola lebih dari 70 vila mewah, kompleks vila, dan hotel butik di berbagai destinasi utama Bali.
Selain fokus pada layanan pengelolaan properti, perusahaan juga mengembangkan pengalaman menginap yang memadukan kenyamanan, layanan premium, serta karakter budaya lokal Bali.
Melalui konsep wedding sekaligus honeymoon ini, Nakula berharap pasangan dapat menikmati awal kehidupan rumah tangga dalam suasana yang lebih personal, hangat, dan berkesan, sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai salah satu destinasi pernikahan terbaik di dunia.(BHI01)